10 Mei 2014

"KOALISI"

"KPU" - Komisi Pemilihan Umum- semalam telah menyelesaikan perhitungan suara manual hasil PEMILU legislatif. Perolehan suara oleh masing-masing Partai politik secara resmi sudah diumumkan dan terlihat hasilnya tidak berbeda jauh dengan hasil "quick count".... Setelah mengetahui hasil perhitungan suara, hampir semua partai mulai terlihat memasang "kuda-kuda" untuk membentuk "KOALISI" dengan partai lain... hal ini harus dilakukan karena tidak ada satupun partai yang memenuhi syarat untuk bisa mengusung Calon Presiden sendiri... mau tidak mau... suka tidak suka... "KOALISI" harus dibentuk untuk memenuhi syarat mencalonkan presiden.... Kalau bicara "KOALISI" dalam politik sudah dapat dipastikan pasti terjadi "tawar-menawar.... yang diharapkan pasti adalah "win-win solution" untuk masing-masing partai yang berkoalisi.... semoga saja masih terpikirkan oleh mereka untuk mengdepankan "win solution" bagi kemajuan bangsa dan negara dan untuk kesejahteran dan kepentingan rakyat.....
Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan "KOALISI" adalah kerja sama antara beberapa partai untuk memperoleh kelebihan suara dl parlemen... sedangkan di kamus online "merriam-webster"', "KOALISI" atau "coalition" : "a group of people, groups, or countries who have joined together for a common purpose" yang berarti sekelompok orang, kelompok, atau negara-negara yang telah bergabung bersama untuk tujuan yang sama.

Nah... kalau di "Gereja" kata "KOALISI" jarang atau tidak pernah digunakan... yang dikenal adalah "BERSEKUTU".... Ini adalah salah satu dari 3 tugas utama Gereja... dua tugas yang lain adalah "BERSAKSI" dan "MELAYANI"... "BERSEKUTU berasal dari kata "KOINONIA" (bahasa Yunani) yang berasal dari kata dasar "koinos" yang berarti lazim atau umum. Kata lain yang dihubungkan dengan "KOINONIA" adalah "koinonos" yang berarti, sekutu atau kawan sekerja..... so... "KOINONIA" itu berarti bersekutu sebagai kawan sekerja untuk mengerjakan pekerjaanNya...

Nah... rasanya aneh kalau saja masih ditemukan praktek dukung-mendukung di Rumah Tuhan seperti ada "KOALISI" ini dan "ada KOALISI" itu... Hmmm hal seperti ini bukan barang baru... karena hal inipun terjadi dikalangan "jemaat mula-mula"... seperti nasehat Paulus kepada Jemaat Korintus :"Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloe tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu. Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus"...... Hmmm mudah-mudahan "KOALISI-KOALISI" seperti itu sudah tidak nampak lagi saat ini...
Adalah lebih baik kita bangun "KOINONIA".. atau "BERSEKUTU" sebagai kawan-kawan sekerja Allah... yang saling mengasihi dalam keluarga Allah.... seperti yang dikatakan Paulus kepada Jemaat Efesus : "Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.

Yang lebih dahsyat lagi seharusnya kita memahami dan mempraktekkan konsep Paulus yang sangat "luar biasa" yakni konsep "satu tubuh"..... Kata Paulus :"Demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain"... Hmmm inilah konsep "PERSEKUTUAN" yang "luar biasa", karena kita semua sebagai anggota, dipersekutukan dengan Tuhan yang adalah "kepala".... Luar biasa... seharusnya kita sadari ini bahwa Tuhan sendirilah yang menjadi "Boss" kita... dan kitalah kawan-kawan sekerjaNya...

Hmmm... sekarang kita lihat ada gerakan partai-partai politik untuk membentuk "KOALISI BESAR" atau "KOALISI INDONESIA RAYA".... itu sih sah-sah saja... namanya juga dunia "politik"... apapun bisa terjadi..... tapi dalam dunia "pelayanan".... maaf.... kalau boleh agak sedikit "nakal" ijinkan saya katakan : bagi kita seharusnnya "KOALISI" yang "pas" itu adalah "KOALISI KERAJAAN SURGA"... anggotanya semua anak-anak Tuhan dan Tuhan sendirilah yang menjadi "Boss" "KOALISI"-nya....

Selamat bersekutu dan melayani dalam "KOALISI KERAJAAN SURGA"....

vzp@home-100514

9 Mei 2014

"NARSIS"

Kalau kita sering "upload" foto kita ke "media sosial" seperti "facebook", "twitter", "google+" dan lainnya... hampir pasti orang akan menyebut kita "NARSIS"....
Jujur saya “ngga´tau apa itu "NARSIS".. Setelah baca sana... baca sini... ternyata kata “NARSIS” ini diambil dari nama bunga “narsis”... Nama bunga ini pun diambil dari nama seorang tokoh mitos Yunani Narkissos (versi bahasa Latin: Narcissus), yang dikutuk sehingga mencintai bayangannya sendiri di kolam... saat dia menjulurkan tanggannya... dia tenggelam lalu tumbuh bunga yang disebut “narsis”....
Istilah “NARSIS” pertama kali digunakan dalam "psikologi" oleh Sigmund Freud yang terinspirasi dari mitos Yunani diatas.... istilah ini digunakan untuk menjelaskan gejala psikologi yaitu : perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Orang yang mengalami gejala ini disebut narsisis (narcissist).... Hmmmm apakah anda termasuk seorang “NARSISIS” ????.... jangan takut dulu... ternyata semua orang memiliki sifat "narsisisme" sejak lahir..., kata “Andrew Morrison”... jika seseorang memiliki sifat "narsisisme" dalam jumlah yang cukup akan memiliki persepsi yang seimbang antara kebutuhannya dalam hubungannya dengan orang lain....
Sisi positif dari “narsisisme” adalah membiasakan seseorang tidak bergantung pada standar dan prestasi orang lain.... Tetapi bila berlebihan narsisisme bisa menjadi kelainan atau penyimpangan kepribadian... waduh....duh...duh... jangan sampai dech.... hehehehe....
So... “NARSIS” itu sebenarnya adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan

Nah... kemarin saya sempat tulis tentang “CINTA UANG”..... Hmmmmm hari ini tentang “NARSIS” atau “CINTA DIRI SENDIRI”..... Tadi menurut para psikolog... “NARSIS” itu kalau proporsional bisa menjadi sesuatu yang positif... tapi yang jadi masalah kalau berlebihan bisa jadi “penyakit” atau kelainan.... Wow.... hati-hati ya mas.... hati-hati ya m’ba... bisa jadi penyakit loh... Sebenarnya hal ini juga telah diingatkan Paulus...

Kata paulus : “Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!....

Saya melihat apa yang diingatkan Paulus ini sederhana saja... kita hanya diingatkan untuk fokus pada ibadah kepada Tuhan... karena Tuhanlah penyelamat... jangan sampai kita memungkiri kekuatanNya dan mengandalkan serta mencintai diri sendiri......

Martin Luther berkata, "Bukan karena Saudara berharga sehingga Allah mengasihi Saudara; Allah mengasihi Saudara dan karenanya Saudara berharga"...
Hmmmm... jangan sampai kita seperti kacang lupa kulit.... lebih mencintai diri sendiri (“NARSIS”) dari pada mencintai Tuhan dan sesama...

Selamat menjadi “NARSISIS” yang positif dan proporsional yang tetap mencintai Tuhan lebih dari segalanya.....

vzp@ofc-090514

8 Mei 2014

"TANGKAP TANGAN"

Kalau mendengar kata "TANGKAP TANGAN"... pasti pikiran kita akan tertuju ke "KPK" ( Komisi Pemberantasan Korupsi).... Sejak terbentuknya KPK maka istilah inI semakin populer... karena sudah cukup banyak para “petualang koruptor” terkena Operasi "Tangkap Tangan" yang dilakukan KPK.... Sebelumnya, istilah yang sering kita dengar adalah "TANGKAP BASAH".... Kalau merujuk ke Kamus Besar Bahasa Indonesia, maka kata "TANGKAP TANGAN" itu diartikan sebagai "menangkap basah"... sementara "TANGKAP BASAH" sendiri diartikan : memergoki dan menangkap (orang yg sedang melakukan kejahatan atau perbuatan terlarang)...
Seakan tidak ada kapok-nya.... semalam terjadi kembali "TANGKAP TANGAN" oleh KPK... kali ini katanya ada 5 orang yang berhasil diciduk dan salah satunya ternyata pejabat di kota hujan Bogor.... Kalau sudah ditangani KPK tidak lain dan tidak bukan, masalahnya pasti "ngga" jauh-jauh dari "UUD" alias "ujung-ujungnya DUIT".... Hmmmm duit.... uang... bikin orang mabuk kepayang...
Loh...koq uang yang dipersalahkan...?? Uang kan hanya "barang mati".... uang kan hanyalah alat penukar.... Koq.. harus dipersalahkan???
Ada yang mengatakan : "tidak punya uang adalah akar dari segala kejahatan" Hmmm ada benarnya juga..., bukankah banyak pencuri yang ketika ditangkap beralasan karena tidak punya uang???? Tapi kalau kita perhatikan..., ternyata para "seniman korupsi" yang ditangkap KPK itu kebanyakan orang "gedongan" alias kaum "the have".... bahkan kebanyakan diantaranya adalah para pejabat... yang pasti punya "simpanan" untuk 7 turunan.... Weleh... weleh...weleh... ternyata kejahatan atau korupsi itu bukan hanya sekedar karena "ngga" ada uang atau punya banyak uang.... Lalu apa sih masalahnya.... ????

Ayo kita simak tulisan Timotius :"Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka".... Hmmmm.... Ternyata akar persoalannya adalah bukan "UANG" tetapi "CINTA UANG"...... "UANG" yang kita dapat dari hasil kerja yang "halal" itu adalah "berkat" Tuhan... tetapi "CINTA UANG" menjadi awal dari "petaka" yang kita ciptakan untuk diri sendiri.....

Kembali ke masalah "TANGKAP TANGAN"..... mungkin kita bilang : " mana mungkin saya bisa di "TANGKAP TANGAN" sama KPK... wong.. jangankan pegang duit segitu banyak... liat aja belum pernah..... hehehehe...."
Tapi pernahkan kita bertanya... Jika seandainya Tuhan melakukan operasi "TANGKAP TANGAN" kepada semua manusia... adakah anda dan saya akan menjadi orang yang tidak diciduk karena bersalah atau berdosa???
Kalau KPK saja memiliki "alat penyadap" yang cukup canggih untuk membantu operasi "TANGKAP TANGAN".... Apalagi Tuhan ... pasti Dia mengetahui semua hal yang kita lakukan..... tidak ada yang tersembunyi bagiNya..... Tanpa operasi "TANGKAP TANGAN" pun semuanya akan diungkapkan kelak ketika kita tiba di "pengadilan" Tuhan....
saudaraku... mumpung masih ada waktu dan kesempatan untuk menikmati "penebusan" Tuhan yang membebaskan itu.... mari kita mulai "benahi dan luruskan" jalan hidup kita.... Sulit....???? So pasti sulit... karena kita tidak mampu melakukan itu sendirian.... mau tidak mau... suka tidak suka... kita harus berserah sepenuhnya kepadaNya dan biarkan Dia yang membimbing kita pada jalanNya........ Mari serahkan hidup kita seutuhnya bagiNya... sambil kita nyanyikan “Berserah Kepada Yesus” -KJ 364-...
------------
Berserah kepada Yesus
tubuh, roh, dan jiwaku;
kukasihi, kupercaya,
kuikuti Dia t’rus.

Refrein:
Aku berserah, aku berserah;
kepadaMu, Jurus’lamat,
aku berserah!

Berserah kepada Yesus
di kakiNya ‘ku sujud.
Nikmat dunia kutinggalkan;
Tuhan, t’rima anakMu!

Berserah kepada Yesus
aku jadi milikMu.
B’rilah RohMu meyakinkan
bahwa Kau pun milikku!
-----------
Selamat berjuang untuk tidak di "TANGKAP TANGAN" dengan berserah kepadaNya....

Vzp-Ofc-080514

7 Mei 2014

"MOMOK PEDOFIL"

Kasus kejahatan "PEDOFIL" di "Jakarta International School" -JIS- seakan-akan menjadi pemicu terbongkarnya kasus-kasus lain di berbagai daerah.... Semalam "Indonesia Lawyer Club" membahas topik yang lagi trend di Indonesia ini... Ternyata para peneliti dan yayasan-yayasan yang bergerak dalam komunitas peduli anak.... sudah lama menemukan banyak kasus pedofil di berbagai daerah... Selain "PEDOFIL"... kasus kekerasan kepada anak juga terkuak di mana-mana.... Bahkan katanya menurut "The Federal Bureau of Investigation (FBI) " Indonesia menjadi negara dengan jumlah kasus "PEDOFIL" terbesar di dunia.... Hmmmmm.... semua orang tua menjadi ketakutan akibat "MOMOK PEDOFIL" ini... Istri saya pesan kepada Dean anak saya :"Kalau ada orang yang memegang "anu" kamu dan "anu" kamu...... bilangin mama ya..." ... Jawab Dean pendek :"iya ma..., tapi... pelecehan seksual itu apa ya ma?...." Oo... ternyata kosa kata yang dimiliki anak-anak masih sangat terbatas... pantas saja para korban sulit untuk mendeskripsikan apa yang menimpa mereka.... karena mereka tidak tahu apa yang menimpa mereka adalah "kejahatan" atau "penyimpangan".... apalagi itu dilakukan dengan imbalan atau oleh orang yang mereka "kenal"..... Weleh... weleh.. weleh... benar-benar menjadi "momok" bagi semua orang tua..... bagaimana "ngga" menjadi "momok"... kejahatan "PEDOFIL" ini bisa terjadi dimana-mana... bahkan dilokasi-lokasi yang kita pikir "aman"... Iya... "ngga" habis pikir.. kan ? kalau ternyata "PEDOFIL" itu dilakukan oleh seorang guru.... atau ternyata dilakukan oleh tetangga yang selama ini dikenal sangat "sopan" dan "baik"... atau oleh seorang pemuda yang rajin sembahyang.... dan yang lebih "ngga" masuk di akal... ternyata "PEDOFIL" juga bisa dilakukan oleh seorang Pendeta.... ini fakta loh... Hal ini dilakukan oleh Pendeta "Francis Paul Cullen" yang ditangkap di Inggris saat berusia 85 tahun... kalau tidak salah, beliau disidang sekitar bulan Februari 2014 denngan tuduhan mencabuli anak laki-laki dan perempuan antara tahun 1957 hingga 1991 saat menjadi pendeta di Derbyshire dan Notthingham, Inggris.... beliau baru ditangkap karena melarikan diri.... Kata "Gosling“ salah satu hakim saat persidangan : "Anda melecehkan jubah yang anda pakai dengan perilaku Anda. Ini merupakan kemunafikan besar. Dalam satu kata: seluruh hidup Anda adalah kebohongan,” .......

Hmmmm ini bukan mimpi.... mungkin anda berpikir... : kalau sudah begini... lalu dimana lagi ada tempat yang aman bagi anak-anak kita??..." Benar-benar menjadi "MOMOK"..... bebar-benar... menakutkan.....
Mungkin saat ini "PEDOFIL" bukan menjadi "MOMOK" bagi anda.... mungkin saat ini "penyakit" berkepanjangan yang menjadi " MOMOK" bagi anda... atau mungkin juga penderitaan karena berbagai masalah yang tidak kunjung selesai yang menjadi "MOMOK" buat anda... ataukah anda sedang dihantui "ketakutan" akan masa depan yang tidak jelas... ataukah masalah ekonomi yang menjadi "MOMOK" anda saat ini.....

Kalau anda kehilangan pegangan bahkan bingung dan kehabisan akal untuk mengatasi "MOMOK" kehidupan yang mencekeram anda... ingat saja kata Pemazmur: datang saja pada Tuhan dan katakan :"Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang. Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.....

Jangan lupa Ikuti juga petunujuk Salomo : "Dalam takut akan Tuhan ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya"....

Hmmmm selamat menghadapi "MOMOK" atau "KETAKUTAN" dengan "TAKUT" akan Tuhan....

vzp@bus-cgk-dpk-070514

6 Mei 2014

"MACET"

Hampir setiap hari saat pulang dari tempat kerja selalu saja harus menikmati "MACET"...
Hmmmm. Jakarta memang identik dengan "kemacetan".... Tidak di jalan Tol ... tidak di jalan biasa... kalau sudah tejadi "kemacetan"... "ajubilah..." parah banget...
Tak terhitung sudah sangat banyak ahli transportasi perkotaan yang melakukan studi dan analisa.... Pemerintah Kota Jakarta maupun Pemerintah Pusat juga sudah berusaha membangun sarana dan prasarana... Tol "lingkar dalam" sudah lama beroperasi.. Tol "lingkar luar" sebentar lagi akan tersambung.... tapi.... kok "MACET"-nya "ngga" hilang-hilang...
Kalau diperhatikan... kebanyakan "kemacetan itu terjadi pada jalan yang berbentuk "bottle neck" alias jalan yang menyempit seperti leher botol.... bayangkan... dari sebelumnya ada 4 jalur... berubah menjadi hanya 2 jalur.... ya jelas saja akan terjadi antrian.... Nah... kalau antrian tidak teratur.. alias saling serobot... sudah pasti akan bertambah parah "MACET"nya.... Kalau sudah begini... pastinya perjalanan akan tersendat..... akan semakin lama tiba ke tujuan....
Hampir dapat dipastikan semua pengguna jalan akan memilih jalan yang lebar... bukan jalan yang sempit... karena semuanya pingin menghindar dari "KEMACETAN"...
Dengan bantuan teknologi, saat ini pengguna jalan lebih dimanjakan lagi... karena hanya dengan membuka "gadget" lalu aktifkan "google map",kita bisa memantau lokasi-lokasi kemacetan....

Nah lain lagi dengan jalan yang menuju "KEHIDUPAN"... kita tidak bisa menggunakan bantuan "google map" untuk ini... tetapi kita harus mendengar Sang Pemilik "kehidupan" yang berkata :"Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sempitlah pintu dan sesaklah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya"...
Hmmmm... Yesus justru mengarahkan kita untuk memilih jalan yang "sesak" itu... Banyak orang memilih jalan "kesenangan" dunia yang "kelihatannya" lebar dan menyenangkan... tetapi tanpa disadari justru menuju "kebinasaan"... Sebaliknya hanya sedikit orang yang memilih memikul "salibnya" dan ikut Yesus karena jalannya kelihatan "sesak" dan "sempit"....

Selamat memilih jalan yang mau ditempuh... apakah jalan lebar menuju "kebinasaan" atau jalan sempit menuju "kehidupan"....??? Keputusan ada di tangan anda dan saya...

vzp@bus-cgk-dpk-060514

5 Mei 2014

"RELA"

Hmmm... pernahkah anda bermimpi menjadi orang terkaya di dunia??.... Ayo... kita berandai-andai..... Apa ya.... yang akan anda lakukan jika menjadi orang terkaya???... Hampir dapat dipastikan anda akan memborong semua barang yang "pingin" dibeli tapi apadaya "ngga mampu"..... Kalau anda bertanya ke saya apa yang akan saya lakukan kalau menjadi orangk terkaya?? Ya... saya sulit menjawabnya... karena belum pernah men jadi orang terkaya.... hehehe... Tapi mungkin anda masih ingat lagunya "Oppie Andaresta"..... yang berjudul "Cuma khayalan".... yo nyanyi kalau anda masih ingat.... Kalau anda "ngga" tau silahkan click disini : www.youtube.com/watch?v=fbWfxpagzzw tapi kalau "ngga" ada pulsa ya udah... lanjuttttt.....

--------
Pengen punya mobil, mewah..
Lengkap dengan AC, tape dan sopir pribadi

(Wiih, kemana-mana tinggal minta anter deh. Pergi santai, sambil denger music sama temen-temen gw. Gak kepanasan lagi. Wuih.. dingin..)

Pengen punya rumah (gedong)

Lengkap dengan pelayan (perabotan lux, plus kolam renang. Kaya di film. Mau ini itu tinggal perintah. Hidup serasa di istana, trus kalo kepanasan, gw ajak temen-temen gw nyebur deh, basah..)

Andai a a a a aku jadi orang kaya
Andai a a a a anggak usah pake kerja (bisa gak ya?! gak bisa)
Andai a a a a aku jadi orang kaya
Andai a a a a anggak usah pake kerja (Huuh..)

Pengen punya kapal (hahaha. Pesiar)
Lengkap dengan pulau pribadi

(dan semua orang gak boleh masuk, kecuali yang baek aja sama gw. Wuih, gw ajak temen-temen gw bikin beach party tiap malem. Bakar ikan, surfing, mancing, pokoknya asik-asik dah) ajak dounkz..

Pengen punya uang (banyak)
Yang depositonya bisa buat 7 turunan (bagi donk)

(jadi kan gw gak pusing-pusing lagi mikirin duit. Anak, cucu, cicit gw bisa hidup senang terus. Eh, kalo loe kekurangan uang, tinggal telfon gw aja)

Andai a a a a aku jadi orang kaya (pinjemin gw uang ya. Iya, iyah)
Andai a a a a anggak usah pake kerja
Andai a a a adaw! (ngayal mulu. Ih, jangan protes! Gw jadi orang kaya, ihiy..)

Andai a a a a anggak usah pake kerja (gak mungkin..!)
Andai a a a a aku jadi konglomerat
Andai a a a a anggak usah pake kerja
Andai a a a a aku jadi konglomerat
Andai a a a a anggak usah pake kerja

Andai, andai, andai..
-----------

Nah .... mungkin "mimpimya" Oppie" dalam lagu diatas bisa mewakili keinginan anda dan saya jika menjadi orang terkaya..... hehehehe..... Andai... andai.... andai... Haiiii bangunnnn... jangan mimpi... hehehe....

Anda kenal dengan "Bill Gates" ??... Ya ngga salah lagi... dia adalah pemiliki "microsoft"... perusahaan yang menguasai pangsa pasar "software personal computer" dunia... Dia juga merupakan salah satu orang terkaya di dunia... Pada tanggal 25 April 2014 dia menulis di "twitter"-nya tentang perjalanannya ke Jogyakarta pada tanggal 5 April 2014 lalu.. Kedatangannya luput dari perhatian para "kuli tinta" Indonesia... rupanya "Mellinda Gates" istrinya yang meminta agar kunjungannya bersifat "tertutup"... Di Yogyakarta "Gates" juga diminta untuk meninjau proyek pemberantasan nyamuk demam berdarah yang dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM). Proyek yang bertajuk "Eliminate Dengue Project" ini berusaha memberantas nyamuk demam berdarah dengan menyebarkan nyamuk yang telah diinfeksi dengan bakteri Wolbachia.... Dalam sebuah foto yang juga diunggah "Gates" ke "twitter"-nya terlihat dia memakai "blankon" sambil melepas koloni nyamuk tersebut di suatu tempat di Yogyakarta..... "Gates" sempat memasukkan tangannya ke sarang kotak pembiakan nyamuk itu. Lalu berkata: "Tidak ada risiko terkena demam berdarah (akibat digigit nyamuk), tetapi rasa gatalnya sama saja ternyata!"........ Wow..... salah satu orang terkaya di dunia.. bukan saja "RELA" membiayai proyek kemanusiaan ini, tetapi juga "RELA" digigit nyamuk Jogya... hahaha...

Hmmmm mungkin anda berkata dalam hati.... "Ya... kalau punya banyak uang seperti "Gates" sih... apa juga bisa dilakukan...." Iya.... ya.. kalau kita perhatikan... bukan hanya "Gates" saja... tetapi banyak orang kaya yang lain juga melakukan hal yang sama... ada yang mendirikan "yayasan sosial"... membiayai berbagai penelitian untuk kemanusiaan .... menolong orang miskin... dan masih banyak lagi..... Hebat ya... mereka memiliki jiwa sosial yang tinggi... Hmmmm memang kalau punya banyak uang... banyak kebaikkan dapat dilakukan.....

Nah... bagaimana dengan kita....??? Apakah karena anda dan saya bukan orang kaya, lalu kita tidak bisa berbuat kebaikkan untuk orang lain...???? Jangan bersedih dong... apalagi harus patah semangat karena tidak memiliki banyak "kekayaan" untuk bisa melakukan kebaikkan..... Masih ingat kisah "persembahan seorang janda miskin"?......

Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu. Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya "

Wow... ternyata memberi persembahan.... melakukan kebaikan.... membantu orang lemah... itu bukan soal "kaya" atau "miskin".... "ada" atau "ngga ada"... ternyata itu hanya soal "RELA" atau tidak "RELA".....
"RELA" memberi dari "kelimpahan" itu "biasa"... tetapi "RELA" memberi dari "kekurangan" itu "luar biasa"...

Kalau kita "merasa" tidak memiliki apa-apa yang dapat dipersembahkan untuk kebaikan, ingatlah ajakan Paulus :"Saudara-saudara! Allah sangat baik kepada kita. Itu sebabnya saya minta dengan sangat supaya kalian mempersembahkan dirimu sebagai suatu kurban hidup yang khusus untuk Allah dan yang menyenangkan hati-Nya"....

Selamat mempersembahkan dirimu dengan "RELA"... jangan dengan terpaksa.....

vzp@bus-cgk-dpk-050514

4 Mei 2014

“PRIVILEGE”

Kemarin siang saat beli makan siang di sebuah warung cina..., sambil “nungguin” saya ambil koran Warta Kota yang ada disitu... Pada halaman pertama ada berita menarik.... berita seputar salah seorang selibriti papan atas yang lagi “ngetop” saat ini... Dia juga terkenal dengan kalimat khas-nya... “Sesuatu banget... “.... Hmmm... pasti anda langsung bisa menebak.... siapa lagi kalau bukan Sharini... Berita di halaman pertama tersebut juga dilengkapi sebuah foto berwarna yang cukup besar... fotonya memperlihatkan Syahrini sedang mengendarai mobil super mewah “Lamborgini” yang katanya seharga 8,9 miliar rupiah...... ”Astaganaga”....... luar biasa si nona ini.... banyak sekali uangnya.... ya.... “ngga” usah heranlah.. namanya juga artis papan atas.... di minggu-minggu terakhir ini... pemberitaan di beberapa infotaiment juga menyorot Syahrini yang berpergian naik “Jet” pribadi....
Nah... berita di halaman utama Warta Kota itu bercerita mengenai “PRIVILEGE Club Indonesia”.... ini sebuah “club” pemilik mobil “mewah” yang baru saja terbentuk dengan jumlah anggota saat ini 25 orang... Yang luar biasa ‘club” ini hanya diperuntukkan bagi kaum hawa pemilik mobil mewah... dan Syahrini terpilih menjadi ketuanya....

Ehhh.... maaf... tulisan ini bukan tentang “infotaiment” loh... yang saya mau bahas di tulisan ini adalah tentang “PRIVILEGE”..... Saya sendiri tidak tahu mengapa Syahrini dan kawan-kawan memberi nama “club” mereka dengan “PRIVILEGE Club Indonesia”.... mengapa mereka menggunakan kata “PRIVILEGE” ?...
Nah.. menurut kamus on-line “Merriam-webster” defenisi kata “PRIVILEGE” adalah “a right or benefit that is given to some people and not to others” atau “a special opportunity to do something that makes you proud” atau “the advantage that wealthy and powerful people have over other people in a society”.. terjemahannya “"Hak atau manfaat yang diberikan kepada beberapa orang dan tidak kepada orang lain" atau "Kesempatan khusus untuk melakukan sesuatu yang membuat Anda bangga" atau “Keuntungan bahwa orang-orang kaya dan berkuasa memiliki lebih dari orang lain dalam masyarakat" ..
Secara singkat “PRIVILEGE” itu adalah “Hak Istimewa”... artinya jika seseorang memiliki “PRIVILEGE” berarti dia memiliki “kewenangan” yang khusus... yang tidak dimiliki orang banyak...... Seperti “club”-nya Syahrini dan teman-temannya... sudah pasti hanya kaum hawa yang memiliki mobil mewah yang memiliki “PRIVILEGE” untuk menjadi anggota
“club” tersebut... Kalau ada acara atau ada “ngumpul-ngumpul” so pasti selain “members” “ngga bakalan” boleh ikutan.... Begitupun di tempat-tempat lain... biasanya “members” atau anggota dari sebuah perkumpulan... akan mendapat “Hak Istimewa” dibandingkan yang bukan “members”.... sampai-sampai.. adakalanya di tempat parkir-pun sering ada tulisan “members only”.... Hmmmm itulah “PRIVILEGE”....

Anda mungkin... beandai-andai.... andai saja saya memiliki “PRIVILEGE”.... tapi... saya kan “ngga” punya mobil mewah..... tapi.... saya kan tidak menjadi “members”.... kan... saya cuma “orang biasa”..... kemana-mana hanya naik “angkot”.... paling juga sekali-kali naik taxi.... Kalau kemana-mana ya .. harus ngantri... tidak memiliki “PRIVILEGE” untuk menggunakan pintu khusus yang hanya diperuntukkan bagi “VIP”.. “Very Important Person”..... Nasib.... nasib.... oh... nasib....
Eitsss... jangan sedih “bro”... jangan sedih “sist”.... Masih ingat... kan sama Kang Ebet Kadarusman... si penyiar kondang... “Quote” beliau yang selalu dikumandangkan saat sedang siaran adalah “Baik menjadi orang ‘penting’..., tetapi jauh lebih ‘penting’ menjadi orang ‘baik’”..... Hehehe.... “ngga” usah mikirin “PRIVILEGE”...yang penting kita menjadi orang “baik”..... itu sudah cukup.....
Masih kurang...???... Nah tenang “bro” dan ‘sist”... ada yang lebih “dasyat”.... Yohanes mengatakan :”Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya”..... Nah.... ternyata anda dan saya memiliki “PRIVILEGE” yang lebih “dasyat”.... bayangkan.... kita diberi “kuasa” dan “Hak Istimewa” sebagai “anak-anak Allah”.... Paulus juga mengatakan :” Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah”.... Wow... kita juga memiliki ‘PRIVILEGE” sebagai “ahli waris” kerajaa Allah.....

Saudaraku... kalau Syahrini dan teman-temannya memiliki ‘PRIVILEGE” karena hanya memiliki “mobil mewah”....... maka anda dan saya memiliki “PRIVILEGE” menjadi ‘ahli waris” atau “members” Kerajaan Allah atau Kerajaan Surga....
Wow.... seharusnya kita menyadari hal ini.... ternyata “PRIVILEGE” atau “Hak Istimewa” itu sudah dalam genggaman anda dan saya..... Ayo “Bro”... Ayo “Sist”.... jangan sia-siakan “PRIVILEGE” yang dianugerahkan kepada kita ini... Bersyukurlah... atas kasih karunia Allah dalam hidup kita....

Selamat menikmati “PRIVILEGE” sebagai “ahli waris Kerajaan Surga”......

vzp@home-040514