9 Mei 2014

"NARSIS"

Kalau kita sering "upload" foto kita ke "media sosial" seperti "facebook", "twitter", "google+" dan lainnya... hampir pasti orang akan menyebut kita "NARSIS"....
Jujur saya “ngga´tau apa itu "NARSIS".. Setelah baca sana... baca sini... ternyata kata “NARSIS” ini diambil dari nama bunga “narsis”... Nama bunga ini pun diambil dari nama seorang tokoh mitos Yunani Narkissos (versi bahasa Latin: Narcissus), yang dikutuk sehingga mencintai bayangannya sendiri di kolam... saat dia menjulurkan tanggannya... dia tenggelam lalu tumbuh bunga yang disebut “narsis”....
Istilah “NARSIS” pertama kali digunakan dalam "psikologi" oleh Sigmund Freud yang terinspirasi dari mitos Yunani diatas.... istilah ini digunakan untuk menjelaskan gejala psikologi yaitu : perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Orang yang mengalami gejala ini disebut narsisis (narcissist).... Hmmmm apakah anda termasuk seorang “NARSISIS” ????.... jangan takut dulu... ternyata semua orang memiliki sifat "narsisisme" sejak lahir..., kata “Andrew Morrison”... jika seseorang memiliki sifat "narsisisme" dalam jumlah yang cukup akan memiliki persepsi yang seimbang antara kebutuhannya dalam hubungannya dengan orang lain....
Sisi positif dari “narsisisme” adalah membiasakan seseorang tidak bergantung pada standar dan prestasi orang lain.... Tetapi bila berlebihan narsisisme bisa menjadi kelainan atau penyimpangan kepribadian... waduh....duh...duh... jangan sampai dech.... hehehehe....
So... “NARSIS” itu sebenarnya adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan

Nah... kemarin saya sempat tulis tentang “CINTA UANG”..... Hmmmmm hari ini tentang “NARSIS” atau “CINTA DIRI SENDIRI”..... Tadi menurut para psikolog... “NARSIS” itu kalau proporsional bisa menjadi sesuatu yang positif... tapi yang jadi masalah kalau berlebihan bisa jadi “penyakit” atau kelainan.... Wow.... hati-hati ya mas.... hati-hati ya m’ba... bisa jadi penyakit loh... Sebenarnya hal ini juga telah diingatkan Paulus...

Kata paulus : “Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!....

Saya melihat apa yang diingatkan Paulus ini sederhana saja... kita hanya diingatkan untuk fokus pada ibadah kepada Tuhan... karena Tuhanlah penyelamat... jangan sampai kita memungkiri kekuatanNya dan mengandalkan serta mencintai diri sendiri......

Martin Luther berkata, "Bukan karena Saudara berharga sehingga Allah mengasihi Saudara; Allah mengasihi Saudara dan karenanya Saudara berharga"...
Hmmmm... jangan sampai kita seperti kacang lupa kulit.... lebih mencintai diri sendiri (“NARSIS”) dari pada mencintai Tuhan dan sesama...

Selamat menjadi “NARSISIS” yang positif dan proporsional yang tetap mencintai Tuhan lebih dari segalanya.....

vzp@ofc-090514

Tidak ada komentar:

Posting Komentar