12 Maret 2014

JANGAN RAGU-RAGU



Lukas 24 : 36b - 48
Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu? (ay.38) 
-------------------


Walaupun berita tentang kebangkitan Yesus sudah disaksikan dan diceritakan oleh beberapa orang dari para murid, tetap saja masih ada perasaan ragu-ragu di antara para murid ketika Yesus datang menghampiri mereka. Bahkan sekalipun Yesus sudah memperlihatkan tangan dan kakinya kepada mereka, mereka masih belum yakin benar karena kegirangan dan masih keheranan (ay.41).
Memang antara teori dan praktek bisa tidak sinkron. Secara teori selama Yesus masih bersama mereka, Yesus telah menyampaikan pengajaran bahkan telah memberitahukan kepada para murid bahwa Anak manusia harus menderita bahkan mati dan akan dibangkitkan pada hari ke-tiga. Tetapi ketika hal itu terjadi murid-murid masih sulit untuk menerima kenyataan yang sebelumnya sudah diberitahukan kepada mereka tersebut. Mengapa demikian? Itu karena konsep berpikir para murid masih sangat duniawi. Mereka sangat berharap bahwa Yesus datang untuk membebaskan mereka (ay.21), tetapi malah di salibkan dan mati. Dalam ayat 25, Yesus bahkan menyebut mereka sebagai “orang bodoh” dan lamban sehingga tidak percaya apa yang sudah dikatakan para nabi. Pikiran para murid masih “tertutup”, sehingga Yesus membuka pikiran mereka dan mereka mulai mengerti isi kitab suci (ay.46).
Murid-murid menjadi mengerti dan tidak ragu-ragu lagi bahkan menerima tugas pengutusan untuk memberitakan tentang pertobatan dan pengampunan dosa didalam namaNya (ay.47) bahkan mereka dinobatkan Yesus : “Kamu adalah saksi semuanya ini” (ay.48).
Jangan pernah meragukan iman percara kita kepada Yesus, pasrahkan hidup kita kepada Tuhan Yesus agar dia membuka dan menerangi pikiran kita, sehingga kita mampu melihat kemuliaanNya dan menjadi saksi bagiNya. Jangan ragu, jadilah saksi untuk kemuliaan nama Tuhan Yesus. .

KJ. 247 : 2
GDoa : (Tuhan, terima kasih telah menhapus keragu-raguan kami)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar