Lukas 24
: 36b - 48
Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu
terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu? (ay.38)
-------------------
Walaupun
berita tentang kebangkitan Yesus sudah disaksikan dan diceritakan oleh beberapa
orang dari para murid, tetap saja masih ada perasaan ragu-ragu di antara para
murid ketika Yesus datang menghampiri mereka. Bahkan sekalipun Yesus sudah
memperlihatkan tangan dan kakinya kepada mereka, mereka masih belum yakin benar
karena kegirangan dan masih keheranan (ay.41).
Memang
antara teori dan praktek bisa tidak sinkron. Secara teori selama Yesus masih
bersama mereka, Yesus telah menyampaikan pengajaran bahkan telah memberitahukan
kepada para murid bahwa Anak manusia harus menderita bahkan mati dan akan
dibangkitkan pada hari ke-tiga. Tetapi ketika hal itu terjadi murid-murid masih
sulit untuk menerima kenyataan yang sebelumnya sudah diberitahukan kepada
mereka tersebut. Mengapa demikian? Itu karena konsep berpikir para murid masih
sangat duniawi. Mereka sangat berharap bahwa Yesus datang untuk membebaskan
mereka (ay.21), tetapi malah di salibkan dan mati. Dalam ayat 25, Yesus bahkan
menyebut mereka sebagai “orang bodoh” dan lamban sehingga tidak percaya apa
yang sudah dikatakan para nabi. Pikiran para murid masih “tertutup”, sehingga
Yesus membuka pikiran mereka dan mereka mulai mengerti isi kitab suci (ay.46).
Murid-murid
menjadi mengerti dan tidak ragu-ragu lagi bahkan menerima tugas pengutusan
untuk memberitakan tentang pertobatan dan pengampunan dosa didalam namaNya
(ay.47) bahkan mereka dinobatkan Yesus : “Kamu adalah saksi semuanya ini”
(ay.48).
Jangan
pernah meragukan iman percara kita kepada Yesus, pasrahkan hidup kita kepada
Tuhan Yesus agar dia membuka dan menerangi pikiran kita, sehingga kita mampu
melihat kemuliaanNya dan menjadi saksi bagiNya. Jangan ragu, jadilah saksi
untuk kemuliaan nama Tuhan Yesus. .
♪KJ. 247 : 2
GDoa : (Tuhan, terima kasih telah menhapus keragu-raguan kami)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar